Akal. Semua orang selalu ingin tampil beda, beda dari yang lainnya dan tak jarang berubah menjadi seseorang yang lain, dengan alasan "berubah kearah yang lebih baik". Makin lama makin banyak orang yang sama, ntah mengapa dari mana datangnya presepsi bibir monyong kanan kiri, senyum tanpa gigi, dan poni yang jatuh itu jadi indikasi ke gaulan seseorang. Nggak tau juga dari mana datangnya presepsi kalau baju dengan bahan tipis, model tribal/warna pastel, dan lengan panjang/bahkan tanpa lengan adalah baju untuk pergi dan gaul. Dengan mulai berkembangnya presepsi itu akhirnya hampir kebanyakan orang menganggap itu gaul, lalu mulai banyaklah yang meniru. Aku juga nggak tau mengapa sekarang banyak orang menganggap menggunakan baju dimasukan itu gaul, dengan celana pendek/panjang (model high-west), dan panjangnya nggak sampai mata kaki, ditambah kancing yang menutup sampai atas. Seingatku, dulu waktu aku sekolah banyak siswa/siswi yang hobby banget keluarin baju, yang hobi banget nur...